Sejarah
Wira Sakti: kesatria yang tangguh
Arti nama dan posisi Korem 161 dalam struktur kewilayahan TNI AD di Nusa Tenggara Timur.
Arti nama
Seperti Korem lain di bawah Kodam IX/Udayana yang memakai awalan "Wira" — Wira Satya di Bali dan Wira Bhakti di NTB — Korem 161 menyandang nama Wira Sakti. Wira berarti kesatria atau prajurit pemberani, dan sakti berarti kuat, tangguh, atau berkekuatan lebih. Nama ini menggambarkan prajurit yang tangguh menghadapi kerasnya medan kepulauan.
Kedudukan dan komando atas
Markas Korem 161/Wira Sakti berada di Kota Kupang, di kawasan Oebufu, Kecamatan Oebobo. Satuan ini berada di bawah Kodam IX/Udayana yang bermarkas di Denpasar, bersama Korem 162/Wira Bhakti (NTB) dan Korem 163/Wira Satya (Bali).
Riwayat panjang
Catatan para komandan Korem 161 sudah dimulai sejak awal 1960-an. Selama puluhan tahun, wilayah tanggung jawabnya mengalami perubahan besar, termasuk dinamika di sekitar Timor Timur hingga lahirnya negara Timor Leste pada 2002, yang menjadikan Pulau Timor sebagai wilayah perbatasan darat negara. Uraiannya ada di halaman Perbatasan.
Satuan yang terus berkembang
Struktur di bawah Korem 161 terus bertambah mengikuti pemekaran daerah, misalnya pembentukan Kodim untuk Sumba Barat Daya dan rencana Kodim untuk Manggarai Barat. Batalyon Infanteri 745 yang dulu bermarkas di Lautem, Timor Timur, juga diaktifkan kembali dengan rencana kedudukan di Ende. Daftar Kodim lengkap ada di Wilayah.
Garis waktu
Momen kunci
- 1958
Provinsi Nusa Tenggara Timur dibentuk.
- 1960-an
Daftar komandan Korem 161 mulai tercatat.
- 2002
Timor Leste merdeka; Timor menjadi wilayah perbatasan darat.
- Apr 2021
Siklon Seroja melanda NTT.
- Kini
14 Kodim aktif; Kodim dan batalyon baru dalam pembangunan.